Sunday, May 10, 2015

Makna dan Filosofi Hari Raya Tumpek Landep

Nyamenusanet.blogspot.com - Bali merupakan sebuah pulau yang memiliki seribu pura, tradisi dan budaya yang saling mengisi dan melengkapi dengan ajaran agama Hindu. Bagi warga Bali yang mayoritas Hindu memiliki sebuah tradisi yang dinamakan Tumpek Landep. Tumpek landep merupakan hari raya pemujaan kepada Ida Bhatara Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai dewanya taksu. Hari raya Tumpek Landep sendiri merupakan rentetan setelah hari raya saraswati, dimana pada hari ini umat hindu melakukan puji syukur atas berkah yang telah diberikan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati.

Makna Tumpek Landep

Hari raya tumpek landep jatuh setiap Saniscara/hari sabtu Kliwon wuku Landep, sehingga secara perhitungan kalender Bali, hari raya ini dirayakan setiap 210 hari sekali. Kata Tumpek sendiri berasal dari “Metu” yang artinya bertemu, dan “Mpek” yang artinya akhir, jadi Tumpek merupakan hari pertemuan wewaran Panca Wara dan Sapta Wara, dimana Panca Wara diakhiri oleh Kliwon dan Sapta Wara diakhiri oleh Saniscara (hari Sabtu). Sedangkan Landep sendiri berarti tajam atau runcing, maka dari ini diupacarai juga beberapa pusaka yang memiliki sifat tajam seperti keris.

Dewasa kini, senjata lancip itu sudah meluas pengertiannya. Tak hanya keris dan tombak, juga benda-benda hasil cipta karsa manusia yang dapat mempermudah hidup seperti sepeda motor, mobil, mesin, komputer dan sebagainya. Benda-benda itulah yang diupacarai. Akan tetapi ada satu hal yang tidak boleh disalah artikan, dalam konteks itu umat bukanlah menyembah benda-benda teknologi, tetapi umat memohon kepada Ida Sang Hyang Widi dalam manifestasinya sebagai Ida Bhatara Sang Hyang Pasupati yang telah menganugerahkan kekuatan pada benda tersebut sehingga betul-betul mempermudah hidup.

Filosofi Tumpek Landep 
 
Dalam Tumpek Landep, Landep yang diartikan tajam mempunyai filosofi yang berarti bahwa Tumpek Landep merupakan tonggak penajaman, citta, budhi dan manah (pikiran). Dengan demikian umat selalu berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai – nilai agama. Dengan pikiran yang suci, umat mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk.

Tumpek landep merupakan tonggak untuk mulat sarira / introspeksi diri untuk memperbaiki karakter agar sesuai dengan ajaran – ajaran agama. Pada rerainan tumpek landep hendaknya umat melakukan persembahyangan di sanggah/ merajan serta di pura, memohon wara nugraha kepada Ida Bhatara Sang Hyang Siwa Pasupati agar diberi ketajaman pikiran sehingga dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat. Pada rerainan tumpek landep juga dilakukan pembersihan dan penyucian pusaka warisan leluhur.

Menurut Dharma Wacana dari Ida Pedanda Gede Made Gunung, Jika menilik pada makna rerainan, sesungguhnya upacara terhadap motor, mobil ataupun peralatan kerja lebih tepat dilaksanakan pada Tumpek Kuningan, yaitu sebagai ucapan syukur atas anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas sarana dan prasara sehingga memudahkan aktifitas umat, serta memohon agar perabotan tersebut dapat berfungsi dengan baik dan tidak mencelakakan.

Jadi bisa disimpulkan menurut pendapat kami bahwa Pada Rahina Tumpek Landep hal yang paling utama yang tidak boleh dilupakan ialah hendaknya kita selalu ingat untuk mengasah pikiran (manah), budhi dan citta. Dengan manah, budhi dan citta yang tajam diharapkan kita dapat memerangi kebodohan, kegelapan dan kesengsaraan serta mampu menekan perilaku buthakala yang ada di dalam diri.

(sumber: Ida Pedanda Gede Made Gunung, Hindu Nusantara)

 Source : http://inputbali.com/budaya-bali/makna-dan-filosofi-tumpek-landep-yang-tidak-boleh-dilupakan

Wednesday, May 6, 2015

10 Tempat Obyek Pariwisata yang wajib dikunjungi jika ke Bali

nyamenusanet.blogspot.com - Pada masa liburan panjang seperti saat ini, sudah tak terbantahkan lagi bahwa Bali adalah pulau yang tetap menjadi pilihan utama para turis baik turis lokal maupun turis manca negara. Bali telah memiliki reputasi sebagai 'surga' tropis di dunia. Sementara beberapa tempat di Bali telah menderita komersialisme yang berlebih, masih ada beberapa tempat yang belum tersentuh oleh waktu. Budaya Bali dikenal sebagai pulau para dewa, didominasi oleh  sebuah bentuk unik hindu yang jelas dalam setiap aspek kehidupan di Bali, dari mulai kuil-kuil yang ornamen setiap sudut pulau untuk persembahan harian yang dapat di temukan di setiap rumah. Berikut ini adalah daftar 10 tempat terbaik untuk dikunjungi di Bali:

10. Pantai Sanur 

Pantai Sanur
Terletak di desa Denpasar di Tenggara Bali, Pantai Sanur yang tenang merupakan tujuan populer bagi pengunjung yang lebih tua, pantai yang telah mendapat tempat julukan "Snore Beach." itu adalah sedikit dari keliru, namun, ada banyak yang dapat dilihat dan dilakukan di resor pantai ini. Selain terawat di daerah Pantai Sanur memiliki beberapa situs bersejarah yang penting, termasuk Bait Blanjong, yang berisi kolom bantalan prasasti yang membawa kita kembali ke abad ke-9. Musium Le Mayeur asalnya merupakan rumah impresionis Belgia, Adrian Jean Le Mayeur dan memiliki banyak karyanya.

9. Nusa Lembongan
Nusa Lembongan
Bagian Provinsi Bali, Nusa Lembongan adalah sebuah pulau kecil yang terletak di lepas pantai Tenggara Bali. Pulau ini begitu kecil bahkan pengunjung dapat menjelajahi seluruh pulau dengan berjalan kaki dalam tiga atau empat jam, Nusa Lembongan adalah tujuan perjalanan harian yang populer. Pantai pulau ini yang paling banyak menarik pengunjung. Dinamai karena ada jamur berbentuk karang di lepas pantai, jamur pantai di dekat desa Jungutbatu memberikan pemandangan air biru kehijauan yang jernih dan pasir putih bubuk yang lembut. Banyak daerah di sekitar Nusa Lembongan juga sangat cocok untuk menyelam dan Snorkelling, dengan karang yang sehat dan kehidupan laut yang berlimpahBerselancar bisa agak ramai, tapi dengan gelombang yang baik.

8. Lovina
Lovina
Daerah resor yang terbesar di pantai utara Bali, Lovina terkenal akan pasir vulkanik hitam di pantai yang berukuran 5 mil ini. Meliputi beberapa desa-desa kecil, daerah ini merupakan tempat yang populer untuk petualangan Snorkelling dan selam skuba karena perairan di Utara lebih tenang daripada perairan di Selatan. Skippers lokal yang beroperasi dikenal sebagai perahu, siap untuk membawa pengunjung ke tempat-tempat menyelam terbaik. Laut tenang sempurna untuk berenang dan menonton lumba-lumba yang melintas, membuat daerah tujuan liburan yang ideal untuk keluarga.

7. Pura Luhur Ulawatu
Pura Luhur Ulawatu
Bukit Semenanjung yang terletak di ujung selatan Bali adalah rumah bagi Pura Luhur Uluwatu, salah satu dari sembilan pura Hindu utama di pulau Bali. Didirikan pada abad ke-11, Candi ini dibangun di tepi atas tebing batu kapur yang menonjol keluar ke laut. Meskipun Pandita Hindu hanya diperbolehkan ke dalam Kaabah terdalam, pengunjung dipersilahkan masuk untuk wisata taman dan menikmati pemandangan dengan atau tanpa panduan. Patung Ganesa mengapit pintu masuk ke kompleks candi, dan monyet hidup meminta makanan dari pengunjung. Tarian dilakukan untuk pengunjung setiap malam saat matahari terbenam.

6. Gunung Batur
Gunung Batur
Gunung Batur terletak di salah satu pemandangan paling dramatis di pulau Bali. Gunung Batur mendominasi bagian timur laut Bali, 1.717 meter (5,633 kaki) dan merupakan sebuah gunung berapi aktif yang mencakup keempat kawah, sebuah danau dan beberapa desa. Mendaki ke puncak Gunung Batur untuk menyaksikan matahari terbit merupakan aktivitas yang paling populer. Ini adalah pendakian yang relatif mudah yang setiap orang dalam kondisi yang wajar dapat mencapai puncaknya dalam waktu sekitar dua jam. Pengunjung juga datang ke Gunung Batur untuk melihat Pura Ulun Danu Batur, salah satu candi Hindu utama sembilan Bali.

5. Pantai Kuta
Pantai Kuta
Kuta mendapatkan ketenaran sebagai tempat yang bagus untuk berselancar sejak tahun 1970-an, dan pantai ini tetap menjadi tujuan liburan utama di Bali. Terletak di titik Selatan dari pulau di desa Kelurahan, panjang, luas hamparan pasir salah satu pantai terbaik terawat dan paling indah di pulau itu. Terkenal malamnya aktif, Bagian Selatan pantai yang biasanya ramai, siang atau malam hari. Berjarak berjalan singkat menuju ujung utara pantai, namun, menawarkan pengunjung rasa tenang kesendirian.

4. Pura Besakih
Pura Besakih
Terletak di lereng Gunung Agung, gunung tertinggi di Bali, Pura Besakih dianggap sebagai yang paling penting dari "kayangan jagat," kuil-kuil terarah sembilan dibangun untuk melindungi pulau dari yang jahat.Kaabah ini dinamakan setelah naga Tuhan bahwa orang percaya mengatakan hidup dalam kedalaman gunung. Kompleks candi ini mencakup lebih dari 28 struktur yang dibangun di tujuh Teras naik.Berpartisipasi dalam tur terorganisir adalah cara terbaik untuk melihat situs sebagai panduan ditunjuk diri pada situs dapat menuntut agresif.

3. Seminyak
Seminyak
Terletak di pantai barat daya Bali, Seminyak adalah sebuah kota kecil yang telah dinyatakan oleh pertumbuhan luas kota Kuta. Meskipun kedekatannya ke Kuta, Seminyak adalah salah satu tujuan liburan paling eksklusif di pulau ini. Dari butik-butik mewah dan restoran bintang lima Hotel mewah dan Spa, kota menarik menarik makmur wisatawan dari seluruh dunia. Meskipun ombak terlalu berbahaya untuk kebanyakan perenang, Pantai Seminyak menawarkan pengunjung pemandangan panoramik Samudra Hindia dan peselancar profesional yang berduyun-duyun ke daerah ini untuk naik gelombang besar juga.

2. Tanah Lot
Tanah Lot
Terletak di sebuah batu besar, Tanah Lot adalah salah satu pura Hindu paling terkenal di Bali. Sudah merupakan bagian dari mitologi Bali selama berabad-abad. Candi merupakan salah satu candi laut 7, masing-masing dalam penglihatan yang berikutnya, untuk membentuk rantai sepanjang Pantai Barat Bali.Tanah Lot adalah salah satu tempat paling populer untuk dikunjungi di Bali dan seluruh wilayah dapat sangat sibuk, terutama di sore hari dan sebelum matahari terbenam. Daerah antara tempat parkir dan pantai yang berdekatan dengan Bait Suci ini labirin toko-toko yang menjual perhiasan Bali hampir setiap dibayangkan. Setelah pengunjung berjuang jalan melalui vendor toko ke pantai, mereka akan melihat Candi megah yang bertengger di atas batu hanya beberapa meter lepas pantai.

1. Ubud
Ubud
Terletak di antara sawah terasering yang memanjat kaki pegunungan tengah Bali, Ubud ini dianggap sebagai jantung budaya pulau ini. Ubud adalah rumah bagi Museum di pulau paling penting, termasuk Museum Seni Neka dengan berbagai koleksi lukisan Bali yang luas. Terdapat pertunjukan tari dan musik setiap hari di seluruh kota serta berbagai seni Galeri dan kerajinan toko untuk mengeksplorasi. Meskipun Ubud telah lama dihargai sebagai tempat yang bagus untuk belajar tentang budaya Bali, pariwisata di Ubud menggelegar secara eksponensial setelah dalam buku dan film "Eat, Pray, Love." Untungnya, hanya dibutuhkan berkendara singkat berjalan kaki atau sepeda untuk melarikan diri dari keramaian dan komersialisme. Ubud dikelilingi oleh lembut bergulir sawah yang menciptakan kesan indah kehijauan.
 
Source : http://www.rajawow.com/2014/12/10-tempat-terbaik-untuk-dikunjungi-di-bali.html

Makna dan Renungan Perayaan Hari Raya Pagerwesi

nyamenusanet.blogspot.com - Pagerwesi artinya pagar dari besi. Yang melambangkan suatu perlindungan yang kuat. Hari raya Pagerwesi sering diartikan oleh umat Hindu sebagai hari untuk memagari diri yang dalam bahasa Bali disebut magehang awak.
Hari Raya Pagerwesi  jatuh pada Buda (Rabu), Kliwon, Sinta. Jika diperhatikan dengan seksama, ada kaitan langsung dengan Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Saniscara (Sabtu), Umanis, Watugunung. Dalam sistim kalender wuku yang berlaku di Bali, wuku Watugunung adalah urutan wuku yang terakhir dari 30 wuku yang ada, sedangkan wuku Sinta adalah wuku dalam urutan pertama atau awal dari suatu siklus wuku.

Makna Pagerwesi

Sebagaimana telah disebutkan dalam lontar Sundarigama, Pagerwesi yang jatuh pada Budha Kliwon Shinta merupakan hari Payogan Sang Hyang Pramesti Guru diiringi oleh Dewata Nawa Sangga. Hal ini mengundang makna bahwa Hyang Premesti Guru adalah Tuhan dalam manifestasinya sebagai guru sejati. Makna yang lebih dalam terkandung pada kemahakuasaan Sanghyang Widhi sebagai pencipta, pemelihara, dan pemusnah, atau dikenal dengan Uttpti, Stiti, dan Pralina atau dalam aksara suci disebut: Ang, Ung, Mang.
Saraswati yang jatuh pada hari terakhir dari wuku terakhir diperingati dan dirayakan sebagai anugerah Sanghyang Widhi kepada umat manusia dalam bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi, diartikan sebagai pembekalan yang tak ternilai harganya bagi umat manusia untuk kehidupan baru pada era berikutnya yang dimulai pada wuku Sinta.
Oleh karena itu rangkaian hari-hari dari Saraswati ke Pagerwesi, mengandung makna sebagai berikut:
  1. Setelah Saraswati, esoknya hari Minggu, adalah hari Banyupinaruh, di mana pada hari itu umat Hindu di Bali melakukan pensucian diri dengan mandi di laut atau di kolam mata air. Pada saat ini dipanjatkan permohonan semoga ilmu pengetahuan yang sudah dianugerahkan oleh Sanghyang Widhi dapat digunakan untuk tujuan-tujuan mulia bagi kesejahteraan umat manusia di dunia dan terjalinnya keharmonisan Trihita Karana, yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam semesta.
  2. Kemudian esoknya, hari Senin disebut hari Somaribek, yang dimaknai sebagai hari di mana Sanghyang Widhi melimpahkan anugerah berupa kesuburan tanah dan hasil panen yang cukup untuk menunjang kehidupan manusia.
  3. Selanjutnya, hari Selasa, disebut Sabuh Mas, yang juga tidak lepas kaitannya dengan Saraswati, di mana umat manusia akan menerima pahala dan rezeki berupa pemenuhan kebutuhan hidup lainnya, bila mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi di jalan dharma. Pada hari itu umat Hindu di Bali memuja Sanghyang Widhi dalam manifestasi sebagai Mahadewa.
  4. Hari raya Pagerwesi di hari Rabu, yang dapat diartikan sebagai suatu pegangan hidup yang kuat bagaikan suatu pagar dari besi yang menjaga agar ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah digunakan dalam fungsi kesucian, dapat dipelihara, dan dijaga agar selalu menjadi pedoman bagi kehidupan umat manusia selamanya.

Renungan Dalam Pagerwesi

Pada hari raya Pagerwesi adalah hari yang paling baik mendekatkan Atman kepada Brahman sebagai guru sejati . Pengetahuan sejati itulah sesungguhnya merupakan “pager besi” untuk melindungi hidup kita di dunia ini.  Inti dari perayaan Pagerwesi itu adalah memuja Tuhan sebagai guru yang sejati. Memuja berarti menyerahkan diri, menghormati, memohon, memuji dan memusatkan diri. Ini berarti kita harus menyerahkan kebodohan kita pada Tuhan agar beliau sebagai guru sejati dapat mengisi kita dengan kesucian dan pengetahuan sejati.

Banten Dalam Pagerwesi

Yadnya (Banten) yang paling utama disebutkan pada hari raya Pagerwesi yaitu :
  • Untuk Para Pendeta (Purohita) adalah “Sesayut Panca Lingga” sedangkan perlengkapan  tetandingan bantennya :
  • Daksina,
  • Suci Pras penyeneng, dan
  • Banten Penek.
    • Meskipun hakikat hari raya Pagerwesi sebagai pemujaan (yoga samadhi) bagi para Pendeta (Purohita) namun umat kebanyakan pun wajib ikut merayakan sesuai dengan kemampuan.
  • Dan Bagi umat kebanyakan yadnya (banten) disebutkan adalah;
    • natab Sesayut Pagehurip,
    • Prayascita,
    • Dapetan.
    • Tentunya dilengkapi Daksina,
    • Canang, dan
    • Sodan.
    • Dalam hal upacara, ada dua hal banten pokok yaitu
      • Sesayut Panca Lingga untuk upacara para pendeta,
      • dan Sesayut Pageh Urip bagi umat kebanyakan.
Semoga pemaparan dalam artikel ini tentang Hari Raya Pagerwesi dapat bermanfaat bagi semeton.Suksma…
(sumber:stitidharma,wedahindu,sejarahharirayahindu)
Source : http://inputbali.com/category/objek-wisata

Monday, May 4, 2015

Menakjubkan, Pantai yang tersembunyi "Nusa Penida"




Nyamenusanet - Tempat ini mempunyai pantai yang sangat indah, pasirnya yang putih, ombaknya yang sedang dan suasananya yang tenang. Menjadikan tempat ini sangat pas untuk mengisi waktu liburan kalian.

Pantai indah ini ada di Nusa Penida, yang merupakan sebuah pulau kecil yang berada di sebelah tenggara pulau Bali yang dipisahkan oleh selat Badung. Nusa Penida sangat terkenal akan wisata bahari nya. Jika ingin menikmati keindahan bawah laut, kalian bisa pergi ke Manta Point, Batu Lumbung, Penida Bay, Toyapakeh, Batu Meling, Malibu Point dan Batu Abah.



Tempat wisata Bali, Pulau nusa Penida dapat anda capai melalui beberapa pelabuhan di Bali, seperti pantai Sanur, Padang Bai, dan pantai Kusamba.

Di pulau ini juga tersedia sarana penginapan seperti home stay, bungalow. Wisatawan yang berlibur ke pulau ini dapat mengelilingi dengan menggunakan sepeda atau mengunakan sepeda motor, dengan cara menyewa dari penduduk setempat.

Source : http://inputbali.com/objek-wisata/awesome-this-is-secret-beach-in-bali

Waoo0... Akan di Bangun 4 Jalan Tol Lagi di Bali



Nyamenusanet - Setelah Bali sukses membangun jalan tol penghubung antara Benoa-Ngurah Rai-Nusa Dua. Kini pemerintah akan berencana membangun 4 jalan tol lagi di Bali. Pembangunan empat ruas jalan tol akan menghubungkan kawasan Bali Selatan-Barat-Utara. Empat ruas jalan tol ini meliputi ruas Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka, Soka-Pekutatan, Pekutatan-Gilimanuk dan Pekutatan-Lovina.

Untuk Pra studi kelayakan dari jalan tol tersebut sudah dipresentasikan dihadapan Gubernur Bali, yaitu Bapak Made Mangku Pastika di Denpasar, Kamis (16/4/2015). Desi Arryani selaku Direktur Operasional I PT. Waskita Karya (Persero) Tbk menjelaskan, Rencana pembangunan jalan tol ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo yang merencanakan pembangunan jalan tol sepanjang 1.562 km di seluruh Indonesia hingga tahun 2019 mendatang. Dan telah menugaskan BUMN untuk menjadi Badan Usaha Jalan Tol(BUJT), “Salah satunya adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk,” ucapnya.

Tambahan dari Desi, dia menjelaskan juga bahwa alasan direncakannya membangun empat ruas jalan Tol di Bali adalah karena kini Bali sudah semakin padat dan krodit, dengan dibangunnya jalan tol diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan menciptakan pemerataan pembangunan di Daerah Bali.

Sementara itu, Konsultan dari Waskita Karya “Ahmad Faiz” memaparkan bahwa total ruas jalan tol yang direncanakan sepanjang 156,7 KM yang terdiri dari Ruas Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka (28 KM), Soka-Pekutatan (25,1 KM), Pekutatan-Gilimanuk (54,4 KM) dan Pekutatan-Lovina (46,7 KM). Dibutuhkan dana sekitar 34,379 trilyun untuk mendanai pembangunan ruas jalan tol ini.

Untuk melancarkan rencana pembangunan jalan Tol ini pihaknya sudah melakukan survei guna melengkapi pra studi kelayakan. Survei antara lain difokuskan pada analisa perkembangan wilayah, proyeksi lalu lintas, pemilihan trase dengan tinjauan aspek lingkungan, biaya dan teknis, perkiraan biaya konstruksi, analisa ekonomi dan analisa finansial.

Untuk ruas Kuta-Canggu-Tanah Lot-Soka, pihaknya memberi tiga alternatif yaitu trase 1 yang mengacu pada RTRW, trase 2 yang melewati pantai dan trase 3 dengan memanfaatkan alur sungai. Alternatif yang melewati sungai mendapat bobot tertinggi dan secara ekonomis paling memungkinkan untuk digarap.

Trase 1 yang mengikuti jalur RTRW juga terkendala pembebasan lahan karena melewati kawasan pariwisata Canggu. Sementara untuk tiga ruas tol lainnya relatif lebih mudah untuk digarap karena tak melewati jalur yang begitu padat. Terkait gagasan ini, pihak Waskita Karya ingin mendapat respon dan masukan dari Gubernur Pastika untuk melangkah pada tahapan selanjutnya.

Gubernur Pastika yang didampingi sejumlah pimpinan SKPD merespon positif gagasan untuk membangun Jalan Tol ini. Dan berharap Waskita Karya dapat merealisasikan pembangunan jalan ini. Terlebih, tambah Bapak Mangku Pastika, Pemprov Bali berencana mengembangkan kawasan Pekutatan-Jembrana sebagai kota baru. Karena kebetulan di sana ada lahan pemprov seluas 1.100 haktare yang saat ini dimanfaatkan sebagai kebun karet. Dan juga optimis bahwa investasi jalan tol ini bernilai ekonomis tinggi.

Pertemuan juga dihadiri sejumlah Pimpinan SKPD antara lain Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat I Ketut Wija, Kadis PU Nyoman Astawa Riyadi, Kepala Bappeda Putu Astawa, Kadis Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi I Ketut Artika dan Karo Aset I Ketut Adhiarsa

Source : http://inputbali.com/berita-bali/akan-dibangun-4-jalan-tol-lagi-di-bali

Sejarah Keindahan Bukit Jambul, Bali



nyamenusanet - Bukit Jambul merupakan salah satu objek wisata di Bali yang selalu kunjungi oleh wisatawan lokal maupun manca negara untuk melihat keindahan pemandangan alam dan mengabadikan foto mereka disana. Letaknya yang berada pada ketinggian 500 meter diatas permukaan laut sehingga udara yang dirasakan begitu sejuk dan nyaman serta pemandangan yang indah dengan perpaduan nuansa perbukitan, sawah, lembah dan panaroma laut menjadikan alasan utama Bukit Jambul selalu diminati untuk pengunjung.
Sejarah Bukit Jambul



Bukit Jambul mulai dikenal sejak jaman penjajahan Belanda di Indonesia. Pada masa itu Bukit Jambul dengan pemandangan indahnya mulai diminati oleh pengujung, terutama wisatan dari Belanda. Nama Bukit Jambul itu sendiri didapat dari para wisatawan yang berkunjung saat itu. Nama itu diambil dari pegunungan yang menjulang tinggi, berada dibagian selatan jalan antara jurusan Kabupaten Klungkung dan Besakih. Di pegunungan bukit tersebut terdapat sebuah pura yang bernama Pura Puncuk Sari, disekitar pura tersebut ditumbuhi dengan pepohonan yang besar-besar dan sangat lebat. Kemudian di area atau dibawah komplek pura tersebut terdapat persawahaan penduduk. Maka dari sinilah penamaan Bukit Jambul tersebut tercipta, karena bukit puncak yang berhutan lebat terlihat seperti Jambul.
Lokasi Bukit Jambul

Jika ingin melihat langsung keindahan bukti jambul. Lokasinya berada di Desa Tradisional Pesaban, Desan Nongan, Kecamatan Rendang, Bali. Jaraknya 8 km dari Kabupaten Klungkung, 51 km dari Denpasar, atau 15 km dari Pura Besakih

Source : http://inputbali.com/sejarah-bali/sejarah-keindahan-bukit-jambul-bali

Tuesday, April 28, 2015

Pantai Padang Padang, Keelokan Bali yang Tersembunyi

Foto By Google
nyamenusanet.blogspot.com - wisata pantai banyak dipilih oleh wisatawan yang datang ke BaliMencari pantai yang memiliki panorama yang indah dan lingkungan yang masih alami nampaknya bukan hal yang sulit di Bali. Pantai Padang Padangmungkin bisa menjadi referensi untuk menghabiskan liburan kamu di akhir pekan ini.

Lokasi Pantai Pandang Padang

Jika kamu sekarang sedang berada di Denpasar, atau sedang menginap di Kuta maka pertama-tama kamu harus mencari jalan yang mengarah ke Bandara Ngurah Rai Bali. Saat sudah berada di jalur bypass jimbaran, maka kamu lurus saja searah dengan jalan menuju ke Garuda Wisnu Kencana (GWK). 

Susah mencari jalan ke GWK? kamu bisa tanya masyarakat sekitar. Tanyakan saja arah menuju ke Uluwatu. Jalur ke Pantai Padang-Padang ini searah dengan jalur ke pantai dreamland. Selain melewati pintu masuk Garuda Wisnu Kencana, maka kamu juga akan melewati pintu masuk Pecatu Indah Resort (pintu masuk ke Dreamland) di jalan raya Uluwatu.

Selanjutnya kamu akan menemukan persimpangan, baca petunjuk jalan dan ikuti arah menuju ke labuhan sait. Tidak jauh kamu akan menemukan papan petunjuk arah yang bertuliskan "Padang-Padang Beach -Labuhan Sait Pecatu"

Ada tempat parkir yang luas dimana kamu bisa memarkirkan kendaraan kamu dengan aman. Hanya perlu menyebrang sedikit kemudian kamu harus menuruni anak tangga yang sempit. Suasana naik turun di tebing dengan tangga yang sempit mengasyikan sekali hihihi.. kamu harus sedikit memiringkan badan jika saling berpapasan karena saking sempitnya jalur ini.

Setelah turuni anak tangga maka kamu akan langsung disambut oleh si cantik "pantai Padang Padang". Keindahannya benar-benar amazing banget. Pantai Padang-Padang ini tidak terlalu luas seperti pantai Kuta. Namun pesona keindahan pantai dengan batu karang dan tebing di sekitarnya membuat saya betah berlama-lama disini :-D alasan lain betah disini adalah karena pengunjungnya 70% bule. jadi banyak ada bule-bule dengan bikininya yang lagi berjemur hihihi lumayan cuci mata :-D (hati-hati kena gampar hax..hax..hax..)

Masa Populernya Padang Padang

Pantai Padang Padang sudah dikenal lama oleh wisatawan asing yang datang ke Bali. Karena memang dasar bule suka berpetualang dan mencari tempat wisata yang masih baru. Namun berbeda dengan wisatawan Lokal yang mengunjungi tempat yang sudah punya nama saja alias tempat yang udah populer.

Di pantai yang berpasir putih inilah dulu bulan juli tahun 2010 ada shooting Film Eat, Pray Love yang dibintangi oleh banyak aktor dan aktris hollywood. Salah satu yang menjadi bintangnya adalah Artis Julia Robert.

Ketika Julia Robert dan kawan-kawan mengadakan shootingnya di pantai padang padang, lokasi ini otomatis ditutup untuk umum. Rugikah kita? tidak sama sekali! bahkan setelah film Eat Pray Love mulai tayang di seluruh dunia, Bali menjadi semakin tersohor.

Pantai Padang Padang yang ada di salah satu adegannyapun di serbu wisatawan asing dan lokal (tuch kan yang lokal mulai ngikut lok udah terkenal hahaha :-P ). Semenjak saat itu hingga kini pantai Padang Padang menjadi primadona wisata pantai yang memiliki pemandangan indah.

Source : http://www.dewasetiawan.com/2012/08/pantai-padang-padang-bali-si-cantik.html

Pantai Pandawa Keindahan Bali Yang Mempesona Wisatawan Domestik

Nyamenusanet.blogspot.com - Pantai Pandawa Bali adalah salah satu kawasan objek wisata yang berada di Bali tepatnya di Desa Kutuh, Kecamatan Kutu Selatan, Kabupaten Badung. Pantai Pandawa juga sering dikenal dengan nama Pantai Kutuh, dan kadang juga disebut sebagai pantai rahasia (Secret Beach) karena letaknya berada dibelakang tebing.
Tebing di Pantai Pandawa
Saat anda menyambangi pantai ini, terdapat tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi dengan semak belukar. Dulunya akses jalan untuk menuju pantai Pandawa cukup sulit, namun karena pantai ini memiliki keindahan yang sangat mempesona mata pengunjung maka pemerintah setempat membuat atau membuka akses berupa jalan sepanjang kurang lebih 1,5 km. Akses jalan yang dibuat cukup unik dan terlihat megah karena jalannya diapit dengan tebing-tebing yang tinggi.

Pantai Pandawa Bali
Selain tebing-tebing yang tinggi, kalian juga akan mendapati patung-patung pewayangan lima pandawa yaitu patung Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Kelima patung tersebut akan kita dapati saat memasuki kawasan Pantai Pandawa. Kelima patung itu pula dipasang didalam tebing-tebing, sehingga pengunjung yang datang akan melihat berjejer kelima patung-patung tersebut secara berurutan.

Patung di Pantai Pandawa
Hal yang menarik lainnya yang bisa kalian dapati di Pantai Pandawa adalah dengan pesona pantainya itu sendiri. Keindahan pantai pandawa tidak perlu diragukan lagi, sejak akses jalannya yang telah dimudahkan kini pantai ini sering diramaikan oleh pengunjung, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara. Suara deru air ombak disertai dengan hamparan pasir putih yang mempesona menjadikan pantai ini layak dijadikan menjadi tempat liburan anda dan juga keluarga.

Berbagai aktifitas yang bisa kalian lakukan di Pantai Pandawa ini. Anda bisa berenang atau berduduk santai dipinggiran pantai sambil menikmati minuman air kelapa segar disertai dengan sajian jagung bakar. Ataukah anda juga bisa berjalan-jalan sambil melihat bagaimana para petani rumput laut sedang bekerja dalam membudidayakan rumput laut. Pembudidayaan rumput laut sudah lama dilakukan oleh masyarakat setempat sejak tahun 1980-an hingga sekarang. Dan kini hasil pembudidayaan tersebut telah melakukan kerjasama dengan negara-negara lain seperti Amerika dan Denmark.

Peta Lokasi Pantai Pandawa Bali


 
Source : http://www.wisatahotelbali.com/2015/01/pantai-pandawa-bali.html

Pantai Melasti, Tujuan Objek Wisata Baru di Pulau Dewata Bali

Pantai Melasti
nyamenusanet.blogspot.com - Pulau Bali selalu mempunyai tempat-tempat yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Buat kalian yang suka pantai, pantai yang satu ini akan menjadi pantai favorit baru kalian.

Pantai ini bernama Pantai Melasti. Daya tarik dari pantai ini adalah pemandangan tebing-tebingnya yang keren, pemandangan pesisir pantai dengan pasir putih dan tentu pemandangan lautnya begitu biru.

Pantai Melasti terletak di Daerah Ungasan, pantai ini dijadikan objek wisata baru oleh Desa Ungasan. Sama seperti halnya Pantai Pandawa, dan bisa dibilang pantai ini akan lebih indah pemandangannya daripada Pantai Pandawa.

Untuk akses menuju kesana tidaklah sulit, kalian bisa menggunakan motor ataupun mobil. Rute nya yaitu carilah jalan melasti kemudian lurus terus sampai kalian menemukan Bayan Tree Hotel and Resort dan lurus lagi sedikit kalian akan melihat pesisir Pantai Melasti dari atas tebing. Kalian cukup mengikuti jalan turunan yang ada untuk sampai kebawah. Jalannya berliku-liku untuk sampai ke bawah pantai, hampir mirip dengan Pantai Pandawa. Klik Map Location (untuk peta lokasi)

Dari informasi yang didapatkan, Pantai Melasti akan resmi launching bulan Juli 2015. Jadi, jangan lewatkan moment terbaik kalian untuk mengabadikan foto keren kalian di Pantai Melasti.

Source : http://inputbali.com/objek-wisata/pantai-melasti-objek-wisata-baru-pulau-bali

Wednesday, April 15, 2015

Wisata Air Tirta Gangga Karangasem - Bali

nyamenusanet.blogspot.com - Objek wisata Tirta Gangga, dulunya sebuah taman air kerajaan Karangasem yang berada di Bali timur. Saat ini taman Tirta Gangga Karangasem berfungsi sebagai tempat wisata di Bali timur. Mayoritas wisatawan yang berlibur ke taman Tirta Gangga Karangasem adalah wisatawan asing.
Lokasi Objek Wisata Tirta Gangga Bali



Objek wisata Tirta Gangga Bali berada di kabupaten Karangasem, kabupaten yang berada di Bali timur. Jika anda menginap di tempat wisata Kuta, anda akan menempuh 2 jam waktu perjalanan dengan menggunakan mobil dan sekitar 1,5 jam menggunakan Sepeda Motor. Jika anda memerlukan peta petunjuk arah untuk mencari lokasi dari Taman Tirtagangga Karangasem Bali, silakan gunakan link ini,Lokasi Taman Tirtagangga Karangasem.

Selain objek wisata Tirtagangga, kabupaten karangasem juga memiliki tempat wisata yang menarik untuk anda kunjungi, seperti Candidasa, Taman Ujung Sukasada, pantai Amed dan Tulamben (pantai yang pasir hitam favorit wisatawan untuk melakukan aktivitas menyelam).
Informasi Umum Kawasan Wisata Tirtagangga

Ada tiga hal utama yang ada di taman Tirta Gangga Karangasem, kebun, kolam air dan patung. Lokasi dari taman Tirta Gangga Karangasem, berada di tengah areal persawahan dan air yang ada di taman ini berasal dari mata air Rejasa. Taman ini masih milik kerajaan Karangasem.

Luas area dari taman Tirtagangga 1,2 hektar, yang memanjang dan membentang dari arah timur ke barat. Terdapat tiga tingkatan bangunan di taman Tirtagangga Bali. Di bangunan tertinggi terdapat mata air yang berada di bawah pohon beringin. Bangunan level kedua, terdapat kolam renang dan bangunan yang paling bawah terdapat kolam hias dengan air mancur.

Pada saat wisatawan memasuki taman Tirtagangga, hal pertama yang wisatawan lihat adalah hamparan kolam air dan terdapat satu buah candi yang menjulang tinggi di bagian kanan. Didalam kolam air tersebut, wisatawan dapat melihat ikan hias dan dasar dari kolam. Air di taman ini sangat jernih dan sejuk, karena air kolam berasal dari mata air bukan dari air olahan. Mata air di taman Tirtagangga oleh masyarakat lokal dianggap sebagai air suci. Digunakan dalam upacara keagamaaan di daerah sekitar taman Tirtagangga.

Mata Air Rejasa memiliki jumlah air yang sangat besar, jernih dan menyejukkan. Sepertiga dari pasokan mata air Rejasa di kirim ke rumah penduduk di Kota Amlapura (ibu kota Karangasem) dan dua pertiganya digunakan untuk mengisi kolam dan keluaran dari air kolam langsung di pergunakan untuk pertanian.

Penulis pernah mencoba berenang di kolam air Tirta Gangga, airnya sangat sejuk dan bening. Rasanya benar-benar berbeda dengan berenang dikolam renang buatan manusia. Saya sarankan jika anda berlibur ke objek wisata Tirta Gangga, untuk menyempatkan diri berenang di kolam ini. Anda harus membawa pakaian ganti dan handuk, jika berencana untuk mencoba kolam dari mata air Rejasa.

Sejarah Tirta Gangga Karangasem
Nama dari objek wisata Tirta Gangga, berasal dari kata Tirta yang berarti air suci dan Gangga yang artinya nama sungai di India. Taman air Tirtagangga Karangasem, dibangun pada tahun 1946 oleh raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung.

Komplek taman Tirta Gangga Karangasem sebelumnya pernah hancur oleh letusan gunung Agung pada tahun 1963. Pemerintah kabupaten Karangasem membangun kembali taman ini dan diperuntukan untuk kawasan wisata.



Untuk dapat memasuki objek wisata Tirtagangga, anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000 / orang. Jika anda ingin berenang, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 6.000 per orang. Selain informasi akan biaya tiket masuk ke tempat wisata Tirtaganga, kami juga menyediakan informasi daftar biaya tiket masuk objek wisata di Bali yang lain. Silakan dilihat disini, daftar biaya tiket masuk objek wisata di Bali.

Untuk kenyamanan dan kelancaran anda dalam menikmati wisata di Pulau Dewata Bali kami sarankan gunakan jasa Rental Sepeda Motor kami, lihat syarat dan ketentuannya disini, kami ready metic yang masih ok kondisinya dan siap antar di segala penjuru pulau Dewata Bali.

Sumber : http://www.rentalmobilbali.net/tirta-gangga/